Job description berisi informasi terkait tugas-tugas apa saja yang akan dikerjakan oleh karyawan. Tanpa informasi tersebut, kandidat akan kebingungan dengan tanggung jawab pekerjaannya nanti ketika diterima bekerja.
Oleh sebab itu, ketika Anda ingin membuka lowongan pekerjaan, salah satu hal terpenting yang harus Anda persiapkan adalah deskripsi pekerjaan calon karyawan Anda.
Pada artikel Xperteam kali ini, kami akan membahas tentang fungsi dari job description dan contohnya agar Anda tidak bingung saat membuat deskripsi pekerjaan untuk lowongan kerja Anda.
Table of Contents
ToggleFungsi Job Description
Beberapa business owner yang pernah bekerja sama dengan kami sering mengalami kesulitan ketika mereka hendak membuka lowongan pekerjaan. Kesalahan tersebut adalah mereka masih bingung membuat job description.
Padahal poin ini sangat penting agar bisa menarik kandidat yang sesuai. Berikut ini adalah fungsi dari deskripsi pekerjaan.
1. Kejelasan Peran dan Tugas
Ketika wawancara kandidat, terkadang mereka akan bertanya terkait tugas-tugas yang akan ia kerjakan. Dengan menyiapkan job description yang jelas, Anda bisa menjelaskan dengan rinci pekerjaan mereka, sehingga kandidat mendapatkan kejelasan terkait peran dan tugasnya.
2. Mencegah Terjadinya Tumpang Tindih
Masalah yang muncul ketika perusahaan tidak memiliki deskripsi pekerjaan untuk masing-masing posisi adalah terjadinya tumpang tindih antara peran yang satu dengan yang lain.
Isu ini bisa menyebabkan hambatan pada operasional dan membuat bisnis sulit berjalan optimal. Karena itulah, kami sangat menyarankan business owner untuk menuliskan tugas-tugas untuk setiap peran sedari awal.
3. Memudahkan Rekrutmen dan Seleksi
Anda capek mendapat karyawan baru yang tidak sesuai dengan keinginan? Hal tersebut bisa terjadi karena deskripsi pekerjaan tidak jelas atau bahkan sama sekali tidak dicantumkan di poster lowongan kerja.
Deskripsi pekerjaan penting untuk ditulis pada pengumuman lowongan kerja, agar bisa mengurangi peluang kandidat yang mendaftar tidak sesuai dengan kualifikasi. Jadi, proses menyeleksi lebih mudah.
4. Evaluasi Kinerja Lebih Terarah
Untuk mengetahui apakah karyawan baru Anda bekerja secara efektif, Anda perlu menggunakan alat pengukur performa karyawan seperti KPI. Dasar indikator penilaian dalam KPI diambil dari job description karyawan terkait.
Oleh sebab itu, pastikan deskripsi pekerjaan karyawan sudah benar dan sesuai dengan apa yang dikerjakan oleh karyawan sehari-hari.
5. Acuan Program Pengembangan Karyawan
Di dalam deskripsi pekerjaan, ada informasi tentang target yang harus karyawan capai dan alat yang akan karyawan gunakan saat bekerja.
Dari informasi tersebut Anda bisa tahu pelatihan apa saja yang karyawan butuhkan, agar bisa bekerja dengan baik.
Itu dia lima fungsi job description baik untuk proses rekrut karyawan dan operasional bisnis. Jika Anda merasa bingung untuk menyusun deskripsi pekerjaan, berikut ini adalah contoh yang bisa Anda ikuti.
Baca juga: Daftar Benefit Kerja yang Wajib Ada di Perusahaan Anda!
Contoh Job Description
Tim rekruter Xperteam Hunter sudah berpengalaman dalam membuatkan pengumuman lowongan kerja yang tepat, sehingga bisa mendapatkan kandidat yang klien kami inginkan.
Berikut ini adalah salah satu contoh informasi lowongan kerja yang kami buat untuk klien kami dari Malaysia.
Salah satu client kami Gerobok Gaga yang bergerak dibidang Retail Fashion Wanita Malaysia saat ini membutuhkan Textile Designer untuk bekerja secara remote.
Kualifikasi:
- Minimal pendidikan S1 di bidang desain tekstil, seni rupa, atau bidang terkait.
- Memiliki pengalaman kurang lebih 3 tahun dalam mendesain motif tekstil, terutama untuk baju wanita.
- Mampu mendesain motif floral (berbunga), polos, sulaman (embroidery), dan pattern bordir (embro).
- Terbiasa bekerja dengan tools desain dan AI Prompt untuk eksplorasi pattern.
- Mampu bekerja mandiri, tapi tetap berkoordinasi secara aktif dengan tim desain dan produksi.
- Memiliki kreativitas tinggi dan pemahaman estetika yang baik terhadap pasar wanita di Malaysia.
- Terbiasa bekerja dalam deadline dan memiliki ketelitian tinggi.
Tanggung jawab (Deskripsi pekerjaan):
- Membuat desain motif tekstil harian untuk produk fashion wanita.
- Mengembangkan pattern sesuai dengan karakter brand.
- Berkoordinasi dengan tim produksi untuk memastikan desain dapat diimplementasikan dengan baik.
- Menggunakan AI tools untuk eksplorasi dan pengembangan pattern.
- Mengarsipkan desain secara rapi dan menyusun katalog pattern untuk keperluan produksi.
- Menyesuaikan desain dengan musim, tren pasar, dan preferensi konsumen wanita di Malaysia.
- Melaporkan hasil kerja dan progres kepada leader tim desain.
Demikian deskripsi pekerjaan dan contoh cara membuat lowongan kerja yang benar, sehingga bisa mendapat kandidat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Jika Anda butuh bantuan untuk mengurus rekrutmen karyawan baru perusahaan Anda, yuk konsultasi dengan tim rekruter kami! Klik tombol di bawah ini untuk book jadwal konsultasi.

