Buat cover letter bagi tenaga kerja Indonesia adalah hal yang jarang diajarkan. Padahal, menurut Resume Genius, dokumen ini berperan penting dalam menentukan apakah Anda bisa maju ke tahap selanjutnya atau tidak?
Oleh karena itu, artikel Xperteam Hunter kali ini akan membahas perbedaan cover letter dan CV serta cara menulis surat lamaran yang baik, sehingga peluang Anda lolos ke tahap wawancara semakin besar. Yuk, simak pembahasannya berikut ini!
Table of Contents
ToggleApa Perbedaan Cover Letter dan CV?
Cover letter adalah sebuah surat 1 lembar yang menjelaskan tentang diri Anda secara singkat, kemampuan, prestasi, dan alasan kenapa Anda adalah kandidat yang tepat untuk posisi yang Anda lamar.
Sedangkan, CV isinya lebih panjang bisa 2 lembar atau lebih dan berbentuk poin-poin yang berisi pengalaman kerja, kemampuan, sertifikasi, dan link portfolio untuk dilihat oleh rekruter.
Jadi, jangan tertukar antara 2 dokumen ini, ya! Untuk memperkuat CV, Anda sangat disarankan untuk mengirimkan cover letter, sehingga rekruter bisa mengenal diri Anda lebih baik.
Di bawah ini, kami akan memberikan tips buat cover letter yang baik agar menarik perhatian rekruter.
Baca juga: CV ATS dan CV Kreatif: Perbedaan, Kapan Digunakan, dan Contoh
Tips Buat Cover Letter yang Baik
Surat lamaran kerja terdiri dari data diri singkat, salam pembuka, badan surat, paragraf penutup, salam penutup, dan nama. Berikut ini adalah penjelasan lebih detailnya.
1. Data Diri
Data diri yang Anda masukkan ke dalam surat lamaran cukup nama, kota atau negara jika Anda melamar ke luar negeri, nomor telpon aktif, dan alamat email. Jadi, Anda tidak perlu menuliskan alamat rumah atau informasi lainnya.
2. Salam Pembuka
Apabila Anda mengirimkan surat ke perusahaan Indonesia, salam pembuka yang digunakan adalah “Dengan Hormat Bapak / Ibu”.
Sedangkan, untuk ke perusahaan luar negeri, Anda bisa menggunakan “Dear Hiring Manager”. Namun, apabila Anda mengetahui nama rekruternya, Anda bisa menyebutkan namanya ke dalam surat. Contohnya, “Dear Sabrina,”.
3. Badan Surat
Badan surat lamaran terdiri dari 3 bagian, yaitu perkenalan diri, pengalaman kerja, dan prestasi. Untuk pengalaman kerja dan prestasi, cukup jelaskan yang relevan dengan posisi yang dilamar. Sebab, cover letter bukanlah surat yang isinya sama persis dengan CV.
Kemudian, sebelum Anda menuliskan paragraf penutup, Anda bisa jelaskan kepada rekruter bahwa kemampuan dan pengalaman yang Anda miliki bisa mendukung tujuan perusahaan. Dengan begitu, rekruter akan semakin tertarik dengan Anda.
4. Paragraf Penutup
Pada bagian ini, Anda bisa menunjukkan sisi antusiasme Anda untuk membahas pengalaman kerja melalui sesi wawancara. Jangan lupa tuliskan kembali kontak Anda di paragraf penutup untuk memudahkan rekruter menghubungi Anda!
Setelah itu, ucapkan terima kasih kepada rekruter karena telah membaca surat lamaran Anda. Hal ini menggambarkan karakter positif pada rekruter.
5. Salam Penutup dan Nama
Umumnya, untuk menutup surat menggunakan kata “Salam Hormat” atau “Best Regards”, lalu di bawahnya Anda tuliskan nama Anda tanpa diikuti keterangan lain.
Contoh Cover Letter untuk Perusahaan Luar Negeri
Di bawah ini adalah contoh surat lamaran untuk perusahaan luar negeri. Anda bisa menyesuaikan isi dan bahasa yang digunakan sesuai dengan perusahaan yang dituju.

Demikian perbedaan cover letter dan CV serta tips buat cover letter yang menarik rekruter. Untuk isi surat bisa Anda sesuaikan dengan yang diminta oleh perusahaan. Terkadang, rekruter meminta kandidat untuk memasukkan poin tertentu dalam suratnya.
Jika Anda sedang mencari lowongan pekerjaan, Anda bisa cek bagian lowongan pekerjaan Xperteam Hunter. Semua loker adalah asli dan terpercaya.
Apabila kualifikasi Anda sesuai dengan yang diinginkan oleh klien kami, tim rekruter Xperteam Hunter akan menghubungi Anda. Semoga berhasil!

