Sering kali, orang-orang membahas tentang kandidat red flag. Padahal, kenyataannya ada juga perusahaan red flag yang merugikan banyak orang.
Ciri-ciri perusahaan tersebut adalah proses rekrutmen yang janggal, kurang transparansi, dan mendapat ulasan buruk dari mantan karyawan.
Jobseeker, ingin tahu lebih detail tentang ciri-ciri yang disebutkan tadi? Yuk, simak pembahasannya berikut ini!
Table of Contents
ToggleApa saja yang Termasuk Perusahaan Red Flag?
Sebelum Anda melamar atau menerima tawaran kerja dari suatu perusahaan, ada baiknya Anda memeriksa apakah perusahaan tersebut memiliki ciri red flag berikut?
1. Selalu Membuka Rekrutmen dalam Periode Singkat
Ketika perusahaan membuka rekrutmen, ada 2 kemungkinan yang terjadi. Pertama, bisnis tersebut berkembang dengan pesat dan butuh sumber daya manusia yang lebih banyak.
Biasanya di pengumuman lowongan kerja, mereka akan menyebutkan kalau saat ini sedang ekspansi. Jadi, mereka merekrut karyawan baru untuk ditempatkan di cabang baru.
Kedua, perusahaan memiliki high turnover rate atau tingkat karyawan yang keluar dari perusahaan tersebut tinggi.
Oleh sebab itu, mereka selalu membuka rekrutmen. Bisa setiap tahun atau dalam periode yang singkat-singkat.
Jika Anda menemukan pola tersebut di perusahaan yang Anda lamar, Anda perlu mempertimbangkan kembali apakah akan lanjut proses rekrutmennya atau tidak.
2. Proses Rekrutmen yang Janggal
Pada umumnya, proses rekrutmen terdiri dari wawancara, tes kemampuan, dan kepribadian. Namun, apabila Anda diminta perusahaan untuk membayar administrasi atau mendapat tes kemampuan yang berlebihan, Anda perlu waspada dengan perusahaan red flag tersebut.
Sebab, banyak kasus kandidat yang mengerjakan tugas kemampuan yang berlebihan, tapi pada akhirnya kandidat tersebut tidak diterima di perusahaan yang ia lamar dan hasil karyanya digunakan oleh perusahaan tanpa memberi kompensasi.
3. Job Description yang Tidak Sesuai Posisinya
Anda pasti pernah mendengar atau membaca istilah “kerja palu gada”. Ya, istilah ini digunakan untuk menunjukkan bahwa karyawan tersebut sering kali mengerjakan semua pekerjaan sendirian.
Padahal seharusnya pekerjaan tersebut dilakukan oleh 2 – 3 orang. Contohnya, Anda melamar posisi video editor.
Namun, di dalam job description selain harus menyunting video, Anda juga diminta untuk membuat desain grafis, copywriting, dan mengurus media sosial.
Tugas tersebut seharusnya bukan tugas video editor, melainkan tugas graphic designer, copywriter, dan social media specialist.
Apabila Anda merasa tidak keberatan, maka Anda bisa melamar pekerjaan tersebut. Sebaliknya, jika Anda merasa bebannya terlalu berat, Anda bisa mencari perusahaan lain.
4. Mendapat Ulasan Buruk dari Mantan Pegawai
Apakah Anda mengenal Glassdoor? Di platform ini, Anda bisa melihat ulasan yang dikirim secara anonim oleh orang yang pernah atau sedang bekerja di perusahaan terkait.
Anda bisa melihat bagaimana kesan mereka bekerja di sana dan apa saja kelebihan dan kekurangan perusahaan.
Jika Anda melihat bahwa lebih banyak komentar buruk daripada yang bagus, itu pertanda bahwa perusahaan tersebut red flag.
5. Kurang Transparansi Terkait Benefit Perusahaan
Kandidat berhak mengetahui tunjangan atau benefit yang ia akan terima jika bergabung dengan perusahaan terkait.
Apabila pada sesi wawancara rekruter tidak menjelaskan lebih detail, Anda bisa menanyakan kembali kejelasan benefit yang sebelum menerima penawaran kerja. Hal ini untuk memastikan bahwa perusahaan berkomitmen untuk memenuhi hak-hak karyawan.
Itu adalah 5 ciri perusahaan red flag. Untuk membantu Anda memastikan tanda-tanda tersebut, Anda bisa melakukan langkah-langkah berikut.
Cara Memastikan Ciri Perusahaan Red Flag
Ketika Anda melihat ada tanda-tanda yang tidak beres atau mengganjal tentang perusahaan yang dilamar, Anda bisa melakukan hal berikut untuk memastikan apa yang Anda temukan.
- Cek media sosial perusahaan seperti LinkedIn dan lihat pegawai yang bekerja di perusahaan tersebut. Usahakan pilih orang yang akan satu tim dengan Anda.
- Kirim undangan untuk terkoneksi di LinkedIn dan tulis pesan alasan Anda ingin terhubung dengan karyawan tersebut.
- Apabila undangan Anda diterima, Anda bisa bertanya tentang pengalaman ia bekerja di perusahaan tersebut, budaya kerja, dan benefit yang didapat.
Kenapa Anda perlu menanyakan hal tersebut pada karyawan lain selain HR? Alasannya adalah agar Anda bisa mendapat perspektif yang lebih objektif dan bisa mengenal lebih jauh tentang perusahaan yang Anda lamar.
Apakah Anda punya pengalaman pribadi ketika mencari tahu apakah perusahaan ini red flag atau tidak? Silakan berbagi pengalaman Anda di kolom komentar.
Jika Anda ingin mencari perusahaan yang lebih baik, Anda bisa cek lowongan kerja yang tersedia di Xperteam Hunter!
Semua lowongan kerja di Xperteam Hunter adalah asli dan selama proses rekrutmen tidak ada pemungutan biaya sepeser pun pada kandidat. Jadi, yuk cek-cek daftar pekerjaan yang sedang kami buka dan kirimkan CV terbaik Anda!

